34 Menteri Kabinet Kerja Jokowi - JK

kabinet kerja Berikut ini adalah daftar nama Menteri dalam susunan Kabinet Kerja. Kabinet Kerja adalah kabinet pemerintahan pimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla.
Susunan kabinet ini berasal dari kalangan profesional, usulan partai politik pengusung pasangan Jokowi-JK pada Pilpres 2014 (PDI Perjuangan, PKB, Partai NasDem, dan Partai Hanura) ditambah PPP yang bergabung setelahnya, serta beberapa orang dari tim sukses pasangan Jokowi-JK pada Pilpres 2014.
Susunan kabinet diumumkan oleh Presiden Jokowi pada 26 Oktober 2014 dan resmi dilantik pada 27 Oktober 2014.

DAFTAR NAMA MENTERI KABINET KERJA JOKOWI-JK

Advertisement

No

Nama

Jabatan

Dilantik

Menteri Koordinator

1

Lakstnitedjoedhy Tedjo Edhy Purdijatno

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan

27 Oktober 2014

2

 Sofyan Djalil

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian

27 Oktober 2014

3

Indroyono Soesilo.jpg Indroyono Soesilo

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman

27 Oktober 2014

4

Puan maharani.jpg Puan Maharani

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

27 Oktober 2014

Menteri

5

Pratikno.jpg  Pratikno

Menteri Sekretaris Negara

27 Oktober 2014

6

Tjahjokumolo  Tjahjo Kumolo

Menteri Dalam Negeri

27 Oktober 2014

7

Retno Marsudi.jpg  Retno Marsudi

Menteri Luar Negeri

27 Oktober 2014

8

Ryamizard Ryacudu  Ryamizard Ryacudu

Menteri Pertahanan

27 Oktober 2014

9

Yasonna Laoly.jpg  Yasonna Laoly

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia

27 Oktober 2014

10

bambang brodjonegoro  Bambang Brodjonegoro

Menteri Keuangan

27 Oktober 2014

11

SudirmanSaid  Sudirman Said

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral

27 Oktober 2014

12

Saleh Husin  Saleh Husin

Menteri Perindustrian

27 Oktober 2014

13

Rahmat-gobel.jpg Rachmat Gobel

Menteri Perdagangan

27 Oktober 2014

14

Amran Sulaiman.jpg Amran Sulaiman

Menteri Pertanian

27 Oktober 2014

15

Siti Nurbaya Bakar.jpg Siti Nurbaya Bakar

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan

27 Oktober 2014

16

Ignasiusjonan.jpeg Ignasius Jonan

Menteri Perhubungan

27 Oktober 2014

17

Susi Pudjiastuti.jpg Susi Pudjiastuti

Menteri Kelautan dan Perikanan

27 Oktober 2014

18

Hanif Dhakiri.jpg Hanif Dhakiri

Menteri Ketenagakerjaan

27 Oktober 2014

19

Marwan Jafar.jpg Marwan Ja'far

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tinggal dan Transmigrasi

27 Oktober 2014

20

Basuki Hadimuljono.jpg Basuki Hadimuljono

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

27 Oktober 2014

21

Berkas-Prof.Dr.dr. Nila Djuwita F.Moeloek SpM (K).jpg Nila Moeloek

Menteri Kesehatan

27 Oktober 2014

22

AniesBaswedan1.JPG Anies Baswedan

Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah

27 Oktober 2014

23

Muhammad Nasir.jpg Muhammad Nasir

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi

27 Oktober 2014

24

Khofifah Indar Parawansa.jpg Khofifah Indar Parawansa

Menteri Sosial

27 Oktober 2014

25

Lukman Hakim Saifudin.jpg Lukman Hakim Saifuddin

Menteri Agama

27 Oktober 2014

26

Arief Yahya CEO Telkom.JPG Arief Yahya

Menteri Pariwisata

27 Oktober 2014

27

Rudiantara.jpg Rudiantara

Menteri Komunikasi dan Informatika

27 Oktober 2014

28

AA Puspayoga.jpg AA Puspayoga

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah

27 Oktober 2014

29

Yohana Yembise.jpg Yohana Yembise

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

27 Oktober 2014

30

Yuddy Chrisnandi.jpg Yuddy Chrisnandi

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

27 Oktober 2014

31

Andrinof Chaniago.jpg Andrinof Chaniago

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional

27 Oktober 2014

32

Ferry Mursyidan Baldan.jpg Ferry Mursyidan Baldan

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional

27 Oktober 2014

33

Rini soewandi.jpg Rini Soemarno

Menteri Badan Usaha Milik Negara

27 Oktober 2014

34

Imam Nahrawi.jpg Imam Nahrawi

Menteri Pemuda dan Olahraga

27 Oktober 2014



Sumber

Read more »

Saleh Husin

Profil Saleh Husin
kabinet kerja
Saleh Husin, SE, M.Si. (lahir di Rote, 16 September 1963) adalah Menteri Perindustrian dalam Kabinet Kerja 2014 - 2019.

Riwayat Pendidikan
  • S-1 Fakultas Ekonomi, Universitas Krisnadwipayana (Unkris) Jakarta tahun 1996.
  • S-2 Magister Administrasi Publik, Universitas Krisnadwipayana selesai pada tahun 2007.
  • English Course in University of Oregon, Eugene, Oregon-USA (1992).
    Advertisement
  • Kursus Reguler Angkatan (KRA) XXXIX Lemhannas (2006).
  • Public Speaking, John Robert Power.

Pengalaman Kerja
  • Direktur PT Shelbi Pratama (1989).
  • Komisaris PT Ades Alfindo Putra Setia, Tbk (1993).
  • Anggota DPR RI untuk periode 2009-2014.
Pengalaman Organisasi Politik
Wakil sekretaris Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hari Nurani Rakyat (HANURA)

Read more »

Sudirman Said

Profil Sudirman Said
kabinet kerja
Sudirman Said (lahir di Brebes, 16 April 1963), adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia pada Kabinet Kerja yang menjabat sejak 27 Oktober 2014. Ia dikenal sebagai tokoh antikorupsi, pekerja rehabilitasi kawasan bencana, eksekutif di industri minyak dan gas, serta direktur utama perusahaan senjata nasional.
Pendidikan
  • Sarjana Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (1990).
  • Master Bidang Administrasi Bisnis dari George Washington University, Washington, DC, Amerika Serikat (1994).

Karier
  • Aktivis Anti Korupsi (Pendiri dan Ketua Badan Pelaksana Masyarakat Transparansi Indonesia).
  • Penanggung Jawab Sementara Rektor Universitasi Paramadina.
  • Deputi Kepala Badan Pelaksana Rekontruksi dan Rehabilitasi (BRR) Aceh-Nias.
  • Staf Ahli Direktur Utama PT Pertamina (Persero).
  • Direktur Human Capital PT Petrosea Tbk.
  • Group Chief of Human Capital and Corporate Services PT Indika Energy Tbk.
    Advertisement
  • Wakil Direktur Utama PT Petrosea.
  • Executive Director APEC CEO Summit 2013.
  • Direktur Utama PT Pindad.
  • Menteri ESDM.

Read more »

Yasonna Laoly

Profil Yasonna Laoly
kabinet kerja
Yasonna Hamonangan Laoly (lahir di Sorkam, Tapanuli Tengah, 27 Mei 1953) adalah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Kabinet Kerja yang menjabat sejak 27 Oktober 2014. Ia sebelumnya duduk sebagai anggota DPR RI di Komisi II pada periode 2004 – 2009. Ia merupakan politisi PDI-P. Ia berlatar belakang sebagai aktivis organisasi, akademisi, intelektual dan pimpinan di perguruan tinggi.

Pendidikan
Ia memulai pendidikan dasar di SR Katolik Sibolga pada tahun 1959 dan lulus 1965. Selanjutnya melanjutkan ke SMP Sibolga dan lulus tahun 1968. Lalu lulus dari SMA Katolik Sibolga pada tahun 1972. Pendidikan tingginya didapatkan dari Fakultas Hukum USU dan tamat dengan ijazah S1 pada 1978, lalu melanjutkan ke Virginia Commonwealth University pada tahun 1986 dengan penghargaan Outstanding Graduate Student Award Virgina Commw. University. Kemudian ke North Carolina University pada 1994 dengan meraih gelar Doktor dengan tergabung dalam Alpha Kappa Delta International Sosiology Honor Society pada 1987 dan Sigma Iota International Honor Society pada 1993. Mulai tahun 1983 hingga 1984 ia mengikuti Internship in Higher Education Administration Roanoke College, Salem Virginia, USA 1983-1984.

Karier Profesional
Ia mulai bekerja Pengacara & Penasehat Hukum 1978-1983, kemudian menjadi pembantu dekan FH Universitas Nomensen pada kurun 1980-1983. Kemudian sebagai Dekan FH Universitas Nomensen (1998-1999) dan peneliti di NCSU pada tahun 1992-1994. Dia juga menjadi Asisten Riset Departemen Sosiologi and Antropologi di NCSU. Dan sejak tahun 2000 hingga saat ini ia masih menjadi dosen.

Karier Politik
Ia mulai aktif berorganisasi sejak di IBPC GMKI Medan pada 1976 dan Waka Bendahara KNPI Medan pada tahun 1983. Ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris BKG PGI Sumut-Aceh dan Ketua Umum Mahasiswa Nias. Ia terlibat dalam kepengurusan PDIP Sumatera Utara untuk rentang waktu 2000-2008. Juga sebagai Wakil Bendahara KNPI Medan dan Ketua Umum Kesatuan Mahasiswa Nias. Pada tahun 2002-2005 dia dipercaya sebagai Kepala Badiklatda PDI-P Sumut (2002-2005) dan Wakil Ketua DPD PDI-P Sumut (2000-2005).

Ia terjun ke politik praktis dengan menjadi anggota DPRD Sumut pada periode 1999-2004 dari Partai Buruh. Pada tahun 2004, ia terpilih sebagai anggota DPR RI mewakili PDI Perjuangan dari wilayah Sumatera Utara II. Di parlemen ia duduk sebagai anggota Komisi II dan tergabung dalam Badan Anggaran DPR RI. Di MPR RI, ia menjadi Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan.

Penghargaan
  • Outstanding Graduate Student Award Virgina Commw. University 1986.
    Advertisement
  • Alpha Kappa Delta International Sosiology Honor Society 1987.
  • Sigma Iota International Honor Society 1993.

Read more »

Bambang Brodjonegoro

Profil Bambang Brodjonegoro
kabinetkerja
Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, Prof., S.E., M.UP., Ph.D. (lahir di Jakarta, 3 Oktober 1966) adalah Menteri Keuangan Republik Indonesia pada Kabinet Kerja yang menjabat sejak tanggal 27 Oktober 2014. Sebelumnya ia merupakan Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia pada Kabinet Indonesia Bersatu II.

Ia menyelesaikan pendidikan formal tingkat Strata 1 di Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia pada 1990. Konsentrasi bidang studi yang ditekuni adalah Ekonomi Pembangunan dan Ekonomi Regional. Setahun berikutnya, Brodjonegoro melanjutkan pendidikan formal tingkat magister (1991-1993) pada University of Illinois di Urbana-Champaign, Amerika Serikat, sekaligus melanjutkan program doktoral di universitas yang sama hingga 1995.

Bambang Brodjonegoro dikenal baik di dalam maupun di luar kalangan akademik. Sebagai akademisi, kariernya dimulai sebagai staf pengajar di FE - UI hingga merangkak naik menjadi Ketua Jurusan Ekonomi hingga Dekan Fakultas Ekonomi, UI. Kepakaran dan keluasan pengalaman di bidang ekonomi, khususnya terkait desentralisasi wilayah, membuat Brodjonegoro sering diundang sebagai dosen atau guru besar tamu bagi banyak universitas di dalam dan luar negeri.

Di luar dunia akademik, nama Bambang Brodjonegoro juga dikenal mulai dari tingkat pasar modal hingga pemerintahan. Pria yang juga aktif dalam berbagai organisasi sosial ini sangat tidak asing dengan banyak Badan Usaha Milik Pemerintah (BUMN) seperti PT. PLN, PT. ANTAM, PT. TELKOM, dan lain-lain. Kepakarannya dalam bidang Ekonomi Pembangunan, khususnya wilayah perkotaan, membuat banyak perusahaan dan lembaga pemerintah memberi kepercayaan untuk duduk sebagai dewan komisionaris dan atau konsultan independen.

Pendidikan
  • University of Illinois at Urbana-Champaign, 1993 - 1997, Ph.D (Tata Wilayah dan Perkotaan), Bidang Studi: Ilmu Regional dan Ekonomi Pembangunan.
  • University of Illinois at Urbana-Champaign, 1991 - 1993, M.Sc (Tata Kota), Bidang Studi: Tata Transportasi & Ekonomi Pembangunan.
  • Universitas Indonesia, Jakarta, 1985 - 1990, SE., Bidang Studi: Ekonomi Pembangunan & Ekonomi Regional.
Karier
  • Mitra Peneliti, LPEM-FEUI, 1997 - 2005.
  • Ketua, Formulasi Sistem Rencana Pembangunan, JICA dan Bappenas.
  • Koordinator, Jejaring Universitas untuk Pengembangan Ekonomi Lokal, LPEM - FEUI dan Open Society Institute, Hungaria.
  • Ketua, Formulasi Dana Alokasi Umum (DAU), Dutch Trust Fund, Bank Dunia.
  • Ketua, Dampak Ekonomi PT INCO terhadap Ekonomi Lokal dan Nasional.
  • Penasehat Kependudukan untuk Indonesia, The Open Society Institute, Hungary.
  • Ketua, Formulasi Institusi Transfer antar-pemerintah di Indonesia, Dutch Trust Fund, Bank Dunia.
  • Ketua, Penelitian Gabungan Jepang-Indonesia untuk Desentralisasi Indonesia, JICA.
  • Anggota, Kebijakan Desentralisasi Fiskal dan Tinjauan Belanja Umum Wilayah di Indonesia, JBIC.
  • Anggota, Pembangunan Kemampuan Desentralisasi, JICA.
  • Ketua, Dampak Kilang Gas 'Tangguh' terhadap Perekonomian Papua, British Petroleum (BP).
  • Ketua, Pembagian Pendapatan Sumber Daya Alam untuk Aceh, Koordinator Menteri Perekonomian.
  • Ketua, Kajian Wilayah Perdagangan Bebas di Indonesia, Kementrian Dagang dan Industri.
  • Ketua, Prakiraan Pertumbuhan Ekonomi Provinsi di Indonesia (2001 - 2005), BAPPENAS.
  • Ketua, Strategi Alternatif Pembangunan dan Proyeksi Ekonomi Pulau Batam 2005, Otorita Industri Pengembangan Wilayah (Badan otorita) Batam.
  • Ketua, Dampak Situasi Makroekonomi terhadap Permintaan Telekomunikasi Internasional, PT INDOSAT.
  • Ketua, Estimasi Permintaan Kebutuhan Telekomunikasi Lokal, PT TELKOM Indonesia.
  • Ketua, Peran PT ASTRA Group dalam Perekonomian Indonesia, Yayasan Dharma Bakti Astra.
  • Ketua, Model Ekonomi Dampak di DKI Jakarta, BAPPEDA Jakarta.
  • Anggota, Kajian Distribusi Semen di Indonesia, Asosiasi Pengusaha Semen Indonesia sebagai Peneliti Senior, Laboratorium Kajian Ekonomi dan Pembangunan, 2002 – sekarang.
  • Tenaga Ahli, Ulasan Sejawat Rencana Implementasi Proyek (Individual Action Plan) APEC untuk Rusia, Sekretariat APEC.
  • Tenaga Ahli, TA untuk Badan Penasehat Otonomi Wilayah, Bank Pembangunan Asia (ADB).
  • Tenaga Ahli, Ulasan Sejawat Rencana Implementasi Proyek (Individual Action Plan) APEC untuk Selandia Baru, Sekretariat APEC.
  • Tenaga Ahli, Penentuan Jumlah optimal Provinsi di Indonesia, Kementerian Dalam Negeri dan Kerjasama.
  • Ketua, Pemetaan Ekonomi Wilayah di Indonesia, Bank Indonesia.
  • Pakar Desentralisasi Fiskal, RENSTRA Nasional untuk Desentralisasi di Indonesia, ADB.
  • Pakar Ekonomi Perhubungan, Konsekuensi Ekonomi Kecelakaan Jalan Raya, ADB.
  • Ketua, Kebijakan Perubahan (Transformasi) dan Industrialisasi di Asia Tenggara, Yayasan SASHAKAWA.
  • Ketua, Strategi Pengentasan Kemiskinan Kota, BAPPENAS.
  • Ketua, Penentu Inflasi Regional di Indonesia, Bank Indonesia.
  • Ketua, Pembangunan Regional dan Desentralisasi di Indonesia, Bank Mandiri.
  • Anggota, Tim Pembentukan Dana Alokasi Umum Indonesia, Kementerian Keuangan, September – Desember 2000 dan April – Agustus 2001.
  • Konsultan, Manajemen Sumber Daya Alam USAID, Agustus - September 1999.
  • Konsultan, UNDP/UNSFIR (Kantor Jakarta), November 1998 - Februari 1999.
  • Konsultan, UNDP/RBAP, Mei 1998 - Juni 1998.
  • Asisten Peneliti, Regional Economics Applications Laboratory, University of Illinois at Urbana-Champaign, September 1995 - Agustus 1997.
  • Asisten Peneliti, Pusat Ekonomi antar-Universitas, UI Jakarta, 1989 - 1991. Tugas pengumpulan data, analisis data, penyiapan sebagian laporan akhir untuk proyek berikut:
    1. Evaluasi Ekonomi Sistem Transportasi di Pulau Jawa, 1990-1991, koordinator: Prof.T.John Kim dan Prof. Iwan J. Azis).
    2. Analisis Komprehensif terhadap Pembangunan Regional di Indonesia, 1990, Kolaborasi antara IUC Economics Universitas Indonesia dan IDRC Kanada, koordinator: Prof. Iwan J. Azis.
    3. Evaluasi Rencana Lima Tahun Pembangunan Transportasi di Kalimantan Timur, Indonesia, 1989, koordinator: Prof. Iwan J. Azis.
  • Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Kementrian Keuangan RI, mulai Januari 2011.
  • Direktur Jenderal, The Islamic Research and Training Institute (IRTI), Islamic Development Bank (IDB), 2009 -2011.
  • Dekan FE - UI, 2005 - 2009.
  • Ketua Jurusan Ekonomi, FE - UI, 2002 - 2005.
  • Ketua Tim Ahli Menteri Keuangan untuk Desentralisasi Fiskal, 2007 - 2008.
  • Direktur Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi, UI, 2001 – 2004.
  • Wakil Direktur bagian Ekonomi Regional dan Riset Infrastruktur, LPEM-FEUI, 1999 – 2002.
  • Anggota Tim Ahli Menteri Keuangan untuk Desentralisasi Fiskal, 2005 - 2006.
  • Sekretaris Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi, UI, 1998 - 2001.
  • Komisionaris Independen, PT Adira Insurance, 2006 – 2011.
  • Komisionaris Independen, PT PLN, 2004 – 2009.
  • Ketua Komite Tata Pamong, Dewan Komisionaris, PT PLN, 2007 - 2009.
  • Anggota Tim Penasehat Independen, Asia Bond Fund, PT Bahana TCW Investment, 2007 – 2009.
  • Ketua Komite Audit, Dewan Komisionaris PT PLN, 2004 – 2006.
Penghargaan
  • Visiting Fellow, The Indonesia Project – Australian National University (ANU), Canberra, Australia, Desember 2004.
  • Eisenhower Fellowships, The Single Region Program – Southeast Asia, Amerika Serikat, September – November 2002.
  • ISEAS-World Bank Research Fellowship Award (as Visiting Research Fellow), The Institute of Southeast Asian Studies, Singapura, Maret - Juni 1999.
    Advertisement

  • Visiting Fellow, The Institute of East Asian Studies, Thammasat University, Thailand, Maret 1999.
  • Academic Scholarship awarded by the Indonesian Government - HED, Agustus 1991 - Desember 1995.
  • Mahasiswa Berprestasi Universitas Indonesia, 1989.


Source

Read more »

Ryamizard Ryacudu

Profil Ryamizard Ryacudu
kabinetkerja
Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu (lahir di Palembang, Sumatera Selatan, 21 April 1950) adalah Menteri Pertahanan pada Kabinet Kerja bentukan Presiden Joko Widodo yang mulai menjabat sejak 27 Oktober 2014. Mantan perwira tinggi militer TNI AD ini juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat dari tahun 2002 hingga 2005. Ryamizard adalah menantu dari mantan Wakil Presiden, Try Sutrisno, ia dikenal sebagai jenderal lurus dan tegas. Kariernya mulai cemerlang setelah dia memangku jabatan Pangdam V Brawijaya, yang kemudian diteruskan menjadi Pangdam Jaya.

Saat terjadinya gesekan elit nasional pada masa presiden Gus Dur, Ryamizard yang saat itu Pangdam Jaya menjaga keamanan di wilayah komandonya. Selepas dari Kodam Jaya, Ryamizard mendapat promosi bintang tiga sebagai Panglima Kostrad menggantikan Letjen TNI Agus Wirahadikusumah.

Kemampuannya merangkul semua unsur TNI saat apel siaga di Lapangan Monas yang melibatkan unsur TNI AL dan TNI AU Juli 2001 menarik KSAD untuk menunjuknya sebagai Wakil KSAD dan kemudian mengantikan Endriartono Sutarto sebagai KSAD.

Karier Dan Jabatan
  • Komandan Peleton Kodam XII/Tanjung Pura (15 November 1976).
  • Komandan Kompi Pelajar, Komando Pendidikan (Dodik), Kodam XII/Tanjung Pura.
  • Komandan Kompi Secaba, Dodik, Kodam XII/Tanjungpura (28 Desember 1977).
  • Komandan Batalyon infanteri 641 dan 642, Kodam XII/Tanjungpura (22 Juli 1980).
  • Kepala Seksi-2/Operasi Yonif 641 (18 Januari 1982).
  • Kepala Seksi Operasi Brigif Linud 17 Kujang I (1 Januari 1987).
  • Wakil Komandan Yonif Linud 305/Tengkorak (1 Juli 1988).
  • Komandan Yonif Linud 305/Tengkorak (1 Juni 1990).
  • Kepala Staf Brigif Linud 17/Kujang I Kostrad.
  • Komandan Brigif Linud 17/Kujang I Kostrad (1 Juni 1994).
  • Asisten Operasi Kodam VII/Wirabuana (1 April 1995).
  • Komandan Kontingen Garuda XII-B ke Kamboja (1992).
    Advertisement
  • Komandan Sektor 5 Barat, dipercaya oleh pasukan PBB di Kamboja (UNTAC).
  • Komandan Komando resort militer 044/Garuda Dempo, Kodam II/Sriwijaya (1 September 1995).
  • Kepala Staf Divif 2/Kostrad (1 Agustus 1996).
  • Kepala Staf Kodam II/Sriwijaya, merangkap sebagai Wakil Ketua Tim Pengamanan Hutan Terpadu (15 Juli 1997).
  • Panglima Divif 2/Kostrad (15 Maret 1998).
  • Kepala Staf Kostrad (15 Juni 1998).
  • Pangdam V/Brawijaya (14 Januari 1999–4 November 1999).
  • Pangdam Jaya/Jayakarta (4 November 1999–1 Agustus 2000).
  • Pangkostrad (1 Agustus 2000–4 Juni 2002).
  • Kepala Staf Angkatan Darat (4 Juni 2002–5 Februari 2005).

Read more »

Retno Marsudi

Profil Retno Marsudi
kabinetkerja
Retno Marsudi lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada 27 November 1962. Dia menempuh pendidikan menengah atasnya di SMA Negeri 3 Semarang sebelum akhirnya memperoleh gelar S1nya di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, pada tahun 1985. Setelah lulus, ia bergabung dengan Kementerian Luar Negeri Indonesia. Dari tahun 1997 hingga 2001, Retno menjabat sebagai sekretaris satu bidang ekonomi di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag, Belanda.
Pada tahun 2001, ia ditunjuk sebagai Direktur Eropa dan Amerika. Retno dipromosikan menjadi Direktur Eropa Barat pada tahun 2003. Ia lalu memperoleh gelar S2 Hukum Uni Eropa di Haagse Hogeschool, Belanda.
Advertisement

Pada tahun 2005, ia diangkat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Norwegia dan Islandia. Selama masa tugasnya, ia memperoleh penghargaan Order of Merit dari Raja Norwegia pada Desember 2011, menjadikannya orang Indonesia pertama yang memperoleh penghargaan tersebut. Selain itu, ia juga sempat mendalami studi hak asasi manusia di Universitas Oslo. Sebelum masa baktinya selesai, Retno dikirim kembali ke Jakarta untuk menjadi Direktur Jenderal Eropa dan Amerika, yang bertanggung jawab mengawasi hubungan Indonesia dengan 82 negara di Eropa dan Amerika.

Retno kemudian dikirim sebagai Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda pada tahun 2012. Ia juga pernah memimpin berbagai negosiasi multilateral dan konsultasi bilateral dengan Uni Eropa, ASEM (Asia-Europe Meeting) dan FEALAC (Forum for East Asia-Latin America Cooperation).

Read more »

Pratikno

Profil Pratikno
kabinetkerja
Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc., (lahir di Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia, 13 Februari 1962) adalah Menteri Sekretaris Negara yang menjabat sejak 27 Oktober 2014. Sebelumnya ia merupakan rektor Universitas Gadjah Mada yang ke 14. Ia juga pernah menjabat sebagai dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM. Pada tahun 2009 silam, ia mendapat kepercayaan KPU untuk menjadi salah satu pemandu Debat Calon Presiden 2009.

Pendidikan
  • S1(Drs.) Ilmu Pemerintahan,Fak. Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UGM,1985.
  • S2, M.Soc.Sc. in Development Administration, Birmingham University, UK, 1990.
  • S3, Ph.D. in Political Science, Flinders University, Australia, 1997.
  • Professor in Political Science, Universitas Gadjah Mada, Indonesia, Desember 2008.
Pengalaman profesional
  • Dean of Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia. (2008-2012).
  • Moderator for Final Presidential Debate, in Indonesia, held by Commission of General Election and broadcasted by all national TV station in Indonesia, July 2009.
  • Lecturer at Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia. (1986-now).
  • Chief Manager of Postgraduate Program on Local Politics and Regional Autonomy, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta Indonesia (2003-2008).
  • Vice Dean for Academic Affairs, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia (2001-2004).
  • Member of Expert Team for Ministry of Home Affairs, Republic of Indonesia.
  • Member of Academic Board for the cooperation between Universitas Gadjah Mada and Agder University College, Kristiansen, Norway (1998-2003).
  • Indonesian Counterpart for the cooperation between Universitas Gadjah Mada and National University of Singapore and some other Universities in Asia and Australia (2001-2008).
  • Advertisement
  • Manager for the cooperation between Postgraduate Program on Local Politics and Regional Autonomy Universitas Gadjah Mada and the Department of Asian Studies, Flinders University of South Australia (2003).
  • Indonesian Counterpart for the cooperation between Institute Development Studies Brighton UK, Madras Institute of Development Studies Chennai India, Lahore University of Management Science Pakistan, and Universitas Gadjah Mada, Indonesia (2004-2006).
  • Manager for the cooperation between the Faculty of Social and Political Science Universitas Gadjah Mada with the Royal Netherlands Institute of Southeast Asian and Carribean Studies/ the Koninklijk Instituut voor Taal, Land, en Volkenkunde (KITLV, Leiden) (2007-2011).
  • Permanent Indonesian Counterpart for Asia Barometer, Tokyo University and Chuo University Japan(2004-2009).
  • Board for the cooperation between Center for East and South East Asian Sosial Studies (CESSAS) Universitas Gadjah Mada with Oslo University Norway and Colombo University Sri Lanka (2007-2009).
Keanggotaan organisasi
  • 2006-2007: Member of Expert Team on the Division of Law, Social-Politic, and Regional Autonomy, the Ministry of Home Affairs, Republic Indonesia.
  • 2007-2009: Member of Expert Team the Conception of Implementation Regional Government, The Ministry of Home Affairs, Republic Indonesia.
  • 2007-2009: Member of The Council of Consideration of Regional Autonomy, The Ministry of Home Affairs, Republic Indonesia.
  • 2010-2012: Member of The Council of Consideration of Regional Autonomy, The Ministry of Home Affairs, Republic Indonesia.

Read more »

Tjahjo Kumolo

Profil Tjahjo Kumolo
kabinetkerja
Tjahjo Kumolo, (lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 1 Desember 1957), adalah Menteri Dalam Negeri Indonesia yang menjabat dari 27 Oktober 2014 pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Ia juga merupakan salah seorang politikus Indonesia, dan terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia periode 2009–2014 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dengan wilayah pemilihan Jawa Tengah I dan sekaligus menjadi Ketua Fraksi PDI-P di DPR RI dan juga menjadi anggota Komisi I yang membidangi pertahanan, luar negeri, dan informasi di DPR RI.

Tjahjo Kumolo secara mengejutkan dipilih oleh Megawati Soekarnoputri sebagai Sekretaris Jendral DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan periode 2010-2015 yang pada periode sebelumnya duduk sebagai Ketua DPP Bidang Politik PDI-P. Tjahjo Kumolo sebelumnya juga pernah tercatat sebagai Ketua Umum KNPI dan anggota Partai Golongan Karya.

Riwayat Pendidikan
  • Lembaga Ketahanan Nasional di Jakarta, 1994.
  • Universitas Diponegoro, Sarjana, Fakultas Hukum, 1985.
    Advertisement
  • SMA Negeri 1 Semarang, 1976.
  • SMP Negeri 4 Semarang, 1973.
  • SD di Semarang, 1970.


Source

Read more »

Puan Maharani

Profil Puan Maharani
kabinetkerja
Puan Maharani (lahir di Jakarta, 6 September 1973) adalah politikus Indonesia yang menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Republik Indonesia pada Kabinet Kerja (2014–2019). Puan pernah menjabat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI untuk periode masa bakti 2009 - 2014. Di DPR, Puan Maharani berada di Komisi VI yang mengawasi BUMN, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, serta anggota badan kelengkapan dewan BKSAP (Badan Kerjasama Antar Parlemen), dan juga sebagai Ketua I Fraksi PDI Perjuangan di DPR mengantikan Tjahjo Kumolo yang sebelumnya sudah menjabat selama sembilan tahun.

Cucu dari Presiden Pertama RI, Soekarno dan anak dari Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri dari pernikahannya dengan Ketua MPR RI ke-12, Taufiq Kiemas ini sudah mengenal dunia politik sejak usia sangat muda. Ia merupakan Sarjana Ilmu Komunikasi lulusan Universitas Indonesia dan ia meneruskan tradisi politik dalam keluarga Soekarno.

Masa Pertumbuhan
Sampai masa sekolah dasar (SD), Puan Maharani menjalani kehidupan secara normal walaupun sebagai cucu dari sang Proklamator Bung Karno. Persinggungan pertama Puan Maharani dengan politik adalah saat duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) ketika ibunya Megawati mulai aktif kembali dalam kancah perpolitikan Indonesia. Di kala itu Megawati mulai sering berkeliling Indonesia dan Puan Maharani kecil mulai menyaksikan bagaimana seorang politisi bekerja.

Beranjak ke masa sekolah menengah atas (SMA), Puan Maharani mulai mendampingi dan menyaksikan langsung ibunya dalam kegiatan politik. Bahkan Puan Maharani pernah menyaksikan ketika ibunya, Megawati, dikonfrontir langsung oleh utusan penguasa yang melarang ia masuk dalam struktur PDI. Di situ Puan Maharani belajar bagaimana secara tenang menghadapi tekanan politik dan tetap berpegang teguh pada perjuangan.

Masa kuliah Puan Maharani di Universitas Indonesia FISIP Jurusan Komunikasi Massa berlangsung normal seperti mahasiswi lainnya. Puan Maharani juga berkesempatan magang di majalah Forum Keadilan dan merasakan tantangan dunia jurnalistik seperti mencari nara sumber dan kesibukan di kantor menjelang naik cetak.
Advertisement

Setelah itu Puan Maharani terus mendampingi, menyaksikan dan belajar dari ibunya, Megawati, saat ia melalui berbagai peristiwa politik yang melahirkan PDI Perjuangan. Begitu juga saat para aktivis dan pejuang reformasi berkumpul di rumah Kebagusan, Puan Maharani ada di situ mendengar berbagai pembicaraan mereka termasuk membantu di dapur umum.

Waktu terus bergulir dan Puan Maharani selain turut menjalankan usaha keluarga juga terus mendampingi ibunya, Megawati, dalam berbagai acara politik, termasuk saat lahirnya PDI Perjuangan. Beberapa kali Puan Maharani diajak untuk mulai benar-benar terjun ke dunia politik tapi dia merasa belum waktunya karena kedua anaknya masih perlu didampingi orangtuanya.

Terjun ke Politik
Pada tahun 2006 Puan Maharani akhirnya mulai secara aktif terlibat dalam organisasi politik. Pertama menjadi anggota DPP KNPI Bidang Luar Negeri. Puan Maharani akhirnya mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada Pemilu 2009 dari Dapil Jawa Tengah V (Surakarta, Sukoharjo, Klaten, dan Boyolali). Puan Maharani akhirnya terpilih dengan suara terbanyak kedua di tingkat nasional yaitu 242.504 suara. Di internal PDI Perjuangan, Puan Maharani dipercaya menjadi Ketua Bidang Politik & Hubungan Antar Lembaga yang memiliki peran strategis.

Source

Read more »

Indroyono Soesilo

Profil Indroyono Soesilo
indroyonosoesilo
Dr. Ir. Dwisuryo Indroyono Soesilo, M.Sc., (lahir di Bandung, Jawa Barat, 27 Maret 1955; umur 59 tahun) adalah seorang Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dalam Kabinet Kerja 2014-2019. Sebelumnya ia menjabat sebagai Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan dan Direktur Sumber Daya Perikanan dan Aquakultur FAO, PBB.

Pendidikan
  • S1, Institut Teknologi Bandung, Teknik Geologi, 1979 
  • S2, Universitas Michigan, Amerika Serikat, Jurusan Remote Sensing/Penginderaan Jauh, 1981
  • S3, Universitas Lowa, Amerika Serikat, Jurusan Geologic Remote Sensing/Geologi Penginderaan Jauh, 1987.
  • Program Khusus di Remote Sensing Satellite Ground Station Management Training, Canada, 1992.
Pekerjaan Dan Karir
Ia memulai pekerjaan sebagai Asisten laboratorium petrografi dan asisten kampus lapangan geologi, Karang Sambung Dep. Teknik ITB pada tahun 1976 - hingga 1978. Tahun 1987 ia diangkat sebagai Pegawai BPPT. Pada tahun 1991, ia mengajar sebagai dosen luar biasa kursus staf senior TNI-AD Seskoad Bandung. Pada saat melanjutkan kuliah, ia dipercaya menjadi research asistant, Department of Geology, Amerika Serikat The University of Iowa pada kurun waktu 1981 hingga 1986. Lalu diangkat sebagai teaching assistant 1983 hingga 1986.

Di Indonesia, ia kembali mengajar sebagai dosen luar biasa di Sesko ABRI Bandung untuk tahun 1988 hingga 1989, jurusan Meteorologi dan Geofisika ITB mulai 1994 hingga 1995, Program Pascasarjana Program Studi Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya pada tahun 1995, Fakultas Teknologi Mineral Jurusan Teknik Geologi Universitas Trisakti pada tahun 1996, dan Fakultas MIPA UI pada tahun 1997.

Ia dipercaya sebagai Kepala Subdirektorat Inventarisasi Sumber Daya Alam (Tisda) Matra Dirgantara (BPPT) untuk kurun waktu 1992 hingga 1995, Kepala Sub Direktorat Teknologi Inventarisasi Sumber Daya Alam (TISDA) Matra Dirgantara BPPT untuk kurun waktu 1992 hingga 1995, Direktur Direktur Inventarisasi Sumberdaya Alam (Tisda) BPPT 1993 hingga 1997, dan sebagai Dirjen Penyerasian Riset dan Eksplorasi Laut di Departemen Kelautan dan Perikanan, pada tahun 1999.

Ia merupakan anggota Panitia Tetap Dewan Kelautan Nasional Departemen Kelautan dan Perikanan pada 1997, lalu menjadi Deputi Ketua BPPT, Bidang Pengembangan Kekayaan Alam pada kurun waktu 1997 hingga 1998. Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam pada 1998. Pada kurun 2001 hingga 2008, ia menjabat sebagai Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan / BRKP dan kemudian sebagai Sesmenkokesra mulai 2008 hingga 2011 dan Director of the Fisheries and Aquaculture Resources Use and Conservation Division, FAO , PBB, sejak tahun 2012.

Kehidupan pribadi
Ia memiliki istri bernama DR.Ir. Dwisuryo Indroyono Soesilo M.Sc., A.P.U. dan memiliki tiga orang anak. Istrinya dikenal sebagai penggerak kewirausahaan nasional dan menerima penghargaan dari pemerintah dalam acara Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) tahun 2012 melalui UKM Center FEUI yang dipimpinnya sejak berdiri pada 2005.

Penghargaan
  • Worldwide Permina Foundation Award USA ( 1980 )
  • Indonesian Cultural Foundation Award USA ( 1981 )
  • Isabel-Demple Foundation Award USA ( 1984 )
  • Member, Sigma XI, Scientific Research Honor Society USA ( 1987 )
  • Advertisement
  • Adhicipta Rekayasa Persatuan Insinyur Indonesia ( 1993 )
  • Satya Lencana Pembangunan RI ( 1995 )
  • Who's Who of The World ( 1998 )
  • Satya Lencana Karya Satya X Tahun ( 1999 )
  • Bintang Ajasa Utama ( 1999 )

Read more »